Implementasi Kerja Sama, FUAD UIN GusDur Adakan Pemberdayaan Masyarakat di Ma’had Misbah El-Ulum Narathiwat Thailand

Narathiwat, Thailand – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan program pemberdayaan masyarakat level internasional kepada para asatid dan santri Ma’had Misbah el-Ulum Narathiwat Thailand pada Rabu (02/08/2023).

Program pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu program unggulan FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam rangka mengenalkan FUAD UIN Gus Dur ke dunia internasional. Selain mengenalkan FUAD UIN Gus Dur, diharapkan melalui program ini juga dapat menarik minat para siswa di luar negeri agar dapat melanjutkan perkuliahannya di FUAD UIN Gus Dur Pekalongan.

Pada kesempatan ini, Dekan FUAD UIN Gus Dur Dr. K.H. Sam’ani Sya’roni, M.Ag., menyampaikan program pemberdayaan kepada masyarakat yang ditujukan kepada para ustad dan para santri di pondok pesantren Misbah el-Ulum Naratiwhat Thailand dengan materi “The Utilization of Information and Communication Technology for Institutional Branding”.

Pada kesempatan tersebut, Sam’ani menyampaikan bahwa komunikasi antara UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Indonesia yang terpisahkan oleh laut, gunung, hutan, lembaga bahkan negara dengan Ma’had Misbah el-Ulum begitu sangat dekat karena adanya  teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sudah sangat maju sekali.

“Contohnya pendaftaran siswa Ma’had Misbah el-Ulum cukup dilakukan di pondok pesantren tanpa perlu datang ke KJRI ataupun KBRI di Songla ataupun di Bangkok apalagi harus datang dulu ke Indonesia, sehingga dunia ini seakan-akan sudah seperti one village saling terhubung satu sama lain,” jelas Sam’ani.

Lebih lanjut, Sam’ani menjelaskan saat ini pembelajaran dapat dilakukan dengan modern dan efektif karena dilakukan secara daring di mana saja berada. “Saat ini sangat dimungkinkan setiap siswa bisa mempunyai website, blog, vlog, twitter, youtube, Instagram (IG), dan Facebook tentunya untuk positif sebagai bentuk personal branding dan juga menjadi branding lembaga khusudnya di Ma’had Misbahul el-ULum Narathiwat,” pungkas Sam’ani.


Penulis  : Dimas Prasetya

Editor   : Baryachi

Dekan FUAD Menjadi Pengisi Kegiatan Guest Lecture di Universtas Pattani

Pattani, Thailand – Dekan FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Dr. K.H. Sam’ani Sya’roni, M.Ag mengisi kegiatan Guest Lecture (kuliah tamu) tentang “Da’wa on Religious Moderation in Indonesia: Chance and Challenge” di Universitas Pattani Thailand pada 1 Agustus 2023.

Bertempat di Ruang Sidang Rektorat, kuliah tamu dihadiri ratusan sivitas akademika Universitas Pattani Thailand. Pada kesempatan tersebut, Dekan FUAD Dr. K.H. Sam’ani Sya’roni, M.Ag Pekalongan menyampaikan bahwa wajah agama bisa tergantung pada pemeluknya, ia bisa menjadi penyatu (sentripetal) yang mengubur ikatan primordial (kekerabatan, kesukuan, kebangsaan dll) namun sisa juga menjadi pemecah belah (sentrifugal) yang memporak-porandakan sebuah keharmonisan.

“Padahal semua bentuk ekstrim dan radikal tidak ada justifikasi dalam agama, tetapi semua agama dihinggapi kelompok garis keras/radikalis yang biasanya muncul ketika menjadi mayoritas, di sinilah pentingnya sikap moderasi (wasathiyah) yaitu kecenderungan ke arah pertengahan atau upaya menghindari sikap ekstrim (tatharruf) baik ucapan maupun perbuatan,” papar Sam’ani.

Sam’ani juga menambahkan pentingnya sikap moderasi beragama yaitu sikap menghindari keesktreman baik ekstrim kanan (tatharruf tasyaddudy) maupun ekstrim kiri (tataharruf tasahhuly) dalam cara pandang, sikap, dan praktik beragama (tasamuhtawassuti’tidal, tawazun) perlu adanya semangat moderasi beragama yaitu mencari titik temu dua kutub ekstrem dalam beragama.

“Ada pemeluk agama yang ekstrem meyakini mutlak kebenaran satu tafsir teks agama, lalu menganggap sesat mereka yang memiliki tafsir yang berbeda dengannya. Di sisi lain, ada juga umat beragama yang esktrem mengabaikan kesucian agama, atau mengorbankan kepercayaan dasar ajaran agamanya atas nama toleransi kepada pemeluk agama lain. Ini sikap yang harus dihindari,” tegas Sam’ani.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Pattani Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya menyampaikan tentang pentignya السلام (peace) atau perdamaian, karena kata السلام berakar kata yang sama dengan kata اسلام.

“Apalagi kami di sini adalah umat minoritas, di kalangan mayoritas Budha, simbol-simbol kata Islam tidak perlu ditampakkan tetapi yang paling penting adalah substansinya benar-benar memuat ajaran Islam. Islam jangan cuma chasing-nya saja tetapi isinya, seperti halnya Universitas Pattani ini tidak perlu menampakkan kata Universitas Islam Pattani misalnya, cukup dengan kata Universitas Pattani tetapi prodi-prodi yang ada muatannya adalah Islam,” jelas Prof. Ismail Lutfi.

Ia menambahkan alasan penamaan tersebut karena di Thailand muslim sebagai minoritas bukan mayoritas sebagaimana di Indonesia. Maka tidak heran jika penamaan kampus di Indonesia menyisipkan kata Islam seperti Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.

“Apalagi Pekalongan yang namanya menggunakan sosok K.H. Abdurrahman Wahid sebagai nama yang tepat bagi sebuah universitas agar mendalami nilai-nilai pluralis dan keberagaman pada sosok Presiden Indonesia yang ke-4 ini khususnya bagi sivitas akademika UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan,” ujar Prof. Dr. Ismail Lutfi.

Penulis  : Dimas Prasetya

Editor    : Anik Maghfiroh

Jalin Kerja Sama FUAD Tanda Tangani MOA bersama Fakulti Pengajian Islam dan Undang–undang

Pattani – Dalam rangka meningkatkan mutu fakultas, Dekan beserta jajaran pimpinan FUAD UIN K.H. Abdurrahaman Wahid melaksanakan kunjungan ke Fatoni Universiti. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa, 1 Agustus 2023. Dalam kunjungan yang disambut langsung oleh Dekan Fakulti Pengajian Islam dan Undang–undang, Prof. Madya Dr. Abdurrohman Chapakiyadi di ruang meeting Fakulti Pengajian Islam dan Undang– undang Universiti Fatoni Pattani Thailand.

Pertemuan antara Pimpinan FUAD UIN GusDur dengan Pimpinan Fakulti Pengajian Islam dan Undang–undang dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan membahar program kerja sama antara Fatoni Universiti dengan UIN Gusdur Pekalongan Indonesia, juga antara Fakulti Pengajian Islam dengan Fakultas Ushuuddin, Adab dan Dakwah UIN Gusdur Pekalongan.

Prof. Madya Dr. Abdurrohman Chapakiyadi mengucupkan Selamat datang kepada jajaran pimpinan FUAD UIN GusDur dan memiliki harapan, “Semoga dengan melakukan kerja sama akan semakin meningkatkan relasi internasional, kualitas Lembaga baik Fatoni Universiti maupun UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.” Selain itu, kerja sama ini senantiasa terjalin dan program-program yang direncanakan dapat terlaksana secara berlelanjutan.

Selanjutnya, sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. H. Sam’ani, M.Ag, yang menyampaikan syukur Alhamdulillah dapat berkunjung ke Universiti Fatoni di Thailand Selatan. Beliau mengucapkan terima kasih karena sudah disambut dengan sangat luar biasa, sehingga merasa seperti di rumah sendiri. Beliau juga memperkenalkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Jawa Tengah Indonesia. Dekan FUAD Juga menyampaikan bahwa di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mempunyai 4 (empat) fakultas, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Selain itu juga memperkenalkan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, yang mempunyai 6 program studi, antara lain Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Prodi Ilmu Hadist, Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Prodi Manajemen Dakwah, dan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Dekan FUAD juga menyampaikan tujuan dari kedatangan ke Fatoni Universiti adalah untuk belajar segala hal yang akan mnejadi manfaat untuk FUAD dan kami memandang bahwa Fatoni Universiti sangat bagus sebagai tujuan, sehingga segala yang positif dari Fatoni Universiti dan sesuai dengan kondisi negeri kami akan kami terapkan di FUAD UIN GusDur. Adapun kerja sama yang terjalin meliputi bidang penelitian kolaboratif, lectur exchange, guest lecture, student mobility, dan student Exchange.

Admin

Penyusunan dan Penetapan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi FUAD

Pekalongan (13/8/2023) – dalam rangka peningkatan mutu upps, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah melaksanakan kegiatan Penyusunan dan Penetapan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi (VMTS) FUAD. Selain itu, kegiatan tersebut juga dalam rangka penyusunan dan penetapan VMTS prodi di lingkungan FUAD yang sesuai dengan visi keilmuan tiap-tiap prodi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa – Rabu, 11-12 Juli 2023 yang dilaksanakan di Ruang Meeting FUAD Lantai 2. Peserta yang diundang dalam kegiatan tersebut di antaranya pimpinan fakultas, kabag fakultas, pimpinan di tingkat prodi dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) FUAD.

Pada awal acara, sambutan disampaikan oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Sam’ani, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini, yaitu dalam rangka menyusun dan menetapkan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi (VMTS) baik di tingkat fakultas maupun program studi. “Harapan saya, kegiatan ini akan melahirkan output berupa visi, misi, tujuan, dan strategi fakultas dan prodi di lingkungan FUAD yang berkualitas dan menjadi pedoman bagi kita untuk melaksanakan program serta kegiatan akademik ke depannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari UIN Walisongo Semarang yaitu Prof. Dr. Ilyas Supena,M. Ag. Beliau merupakan Guru Besar Ilmu Filsafat Islam pada Fakultas Dakwah dan komunikasi UIN Walisongo Semarang.

Dalam pemaparannya, Narasumber menyampaikan beberapa poin terkait penyusunan visi misi, di antaranya urgensi visi misi sebagai pilar dalam akreditasi, kriteria penilaian BAN-PT, pengertian dan kriteria visi misi, dan milestone dalam pencapaian visi. Narasumber juga membahas mengenai Analisa renstra dan memberikan rekomendasi penyusunan VMTS bagi FUAD. Rekomendasi tersebut di antranya:

  1. Rumuskan visi keilmuan yang memayungi semua prodi dibawah FUAD
  2. Gunakan kata kunci (standar) sebagaimana digunakan dalam Visi UIN
  3. Jelaskan pengertian masing-masing kata kunci tersebut
  4. Uraikan kata kunci (standar) tersebut dalam kriteria-kroteroa yang terukur
  5. Terjemahkan kata-kunci tersebut dalam berbagai kebijakan dibawahnyasecara konsisten
  6. Implementasikan dalam kebijakan bidang pendidikan
  7. Implementasikan dalam kebijakan bidang Penelitian
  8. Implementasikan dalam kebijakan bidang Pengabdian
  9. Rumuskan dalam target lima tahunan (Renstra) dan tahunan (Renop)
  10. Lakukan monitoring evaluasi untuk melihat ketercapaian VMTS

Admin

Penandatangan MoA FUAD UIN GusDur dengan Lapas Kelas IIB Batang

Batang (11/7) – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Batang dalam program penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama atau MoA yang ditandatangani oleh Dekan FUAD UIN GusDur, Dr. H. Sam’ani, M.Ag. dan Kepala Lapas Batang Rindra Wardhana.

Penandatanganan kerja sama tersebut bertepatan dengan kegiatan Peresmian Ruang Untung Suropati “UNSUR”, Peluncuran BJB Cashless, dan Peresmian Program Psikoterapi WBP, yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Juli 2023 pagi dan bertempat di Aula serbaguna Lapas Kelas IIB Batang.

Setelah kegiatan tersebut, Dekan FUAD UIN GusDur menyampaikan harapannya. “penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bagi civitas akademika FUAD perlu dilakukan secara terus menerus. Kerja sama dengan Lapas Batang ini dapat membuka jalan bagi kita untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan wawasan bagi mahasiswa. Apalagi kita bisa menempatkan mahasiswa kita untuk menjalani PPL di sini.

Adapun rencana program kegiatan yang disepakati dalam kerja sama antara FUAD UIN GusDur dan Lapas Batang yaitu Penyelanggaraan kuliah umum, penyelenggaraan kegiatan bersama berupa seminar, workshop, loka karya, dan pelatihan soft skill mahasiswa, Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Pembinaan kepribadian dan layanan konsultasi psikologi bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Batang, Penelitian dan penulisan karya ilmiah kolaboratif, serta Pengabdian kepada masyarakat.

FUAD Gelar Workshop Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan Mutu

Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selenggarakan Workshop Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan Mutu Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Tahun Akademik 2022-2023 pada tanggal 11 – 13 Juli 2023 di Argowisata Pagilaran Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan FUAD, para Ketua Prodi, dan tim UPM (Unit Pengendali Mutu). Wakil Dekan I Dr. H. Miftahul Ula, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan Mutu ini memiliki kedudukan penting terutama menjelang audit ISO.

Dalam agenda ini, para peserta secara bersama-sama menyusun Dokumen Mutu tahun 2023-2024 yang meliputi Dokumen Menrisk, Risk Register, dan Konteks Organisasi. Berikutnya para peserta juga menyusun serta menyelaraskan Sasaran Mutu, Indikator Kinerja Utama (IKU), dan Indeks Kinerja Tambahan (IKT) FUAD.

Sementara itu, Dekan FUAD Dr. H. Sam’ani, M.Ag., dalam pembukaan acara mengungkapkan, melalui agenda Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan Mutu menjadi momen mengevaluasi program kerja sekaligus meningkatkan kerja sama semua lini di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan semoga ke depan tidak ada tumpang tindih antar prodi. Kemudian, sasaran dokumen mutu menjadi fokus penting untuk dibahas dan didiskusikan secara intens sehingga peningkatan kinerja organisasi dapat terus meningkat,” tambah Sam’ani. (DP)

Dekan FUAD UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan diminta menjadi Imam dan Khotib Idul Adha di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta

Jakarta (29/6) – Dalam rangka merayakan hari raya Idul Adha 2023 Masehi / 1444 Hijriah pengelola Taman Impian Jaya Ancol Jakarta mengundang Dekan FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. H. Sam’ani, M.Ag. untuk menjadi Imam dan Khotib salat Idul Fitri di sana.

Rangkaian kegiatan salat idul fitri tersebut dilaksanakan di Symphony of the Sea – Stone Area, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta pada hari Kamis, 29 Juni 2023/ 10 Dzulhijah 1444 H. Salat Idul Adha mulai dilaksanakan pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh ribuah jamaah yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut, Dekan FUAD UIN K.H. Abdurrahaman Wahid Pekalongan diberi kepercayaan oleh panitia untuk memimpin salat Idul Adha sebagai imam sekaligus meyampaikan khutbah pasca Salat sunah Idul Adha. Adapun tema yang diangkat dalam perayaan Idul Adha 2023 di Taman Impian Jaya Ancol Jakarta ini yiatu “Pengorbanan Membawa Kemenangan” yang kemudian diperjelas pemaknaanya pada khutbah yang disampaikan oleh Dr. H. Sam’ani, M.Ag.

Di samping memberikan khutbah/taushiyah pada jamaah salat Idul Adha. Dr. H. Sam’ani juga mengenalkan kampus tercinta yaitu UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membicarakan kemungkinan adanya kerja sama antara pihak Taman Impian Jaya Ancol Jakarta dengan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Dekan FUAD menyampaikan harapannya, “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat mewujudkan silaturahmi yang baik dan membuka peluang untuk ditingkatkan ke kerja sama bukan hanya secara pribadi dengan saya, tetapi dengan Lembaga antara pihak Taman Impian Jaya Ancol Jakarta dengan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan”. Tujuan adanya jalinan kerja sama ini juga dapat menjadi wadah dan kesempatan bagi mahasiswa FUAD untuk terus menambah wawasan.

PELEPASAN FARAH FARHATUSSO IMAH MENGIKUTI KEGIATAN STUDENT EXCHANGE KE USA

Pekalongan (19/6) – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah mengadakan kegiatan pelepasan mahasiswa yang akan mengikuti student exchange di Amerika Serikat. Kegiatan pelepasan mahasiswa diadakan pada hari Senin, 19 Juni 2023 yang bertempat di ruang meeting FUAD lantai 2, Kampus 2 Rowolaku. Pada acara tersebut, turut hadir pimpinan fakultas dan prodi, serta teman-teman dari kalangan mahasiswa FUAD.

Farah Farhatusso Imah merupakan mahasiswa FUAD yang berhasil menjadi wakil Indonesia dalam program Study of the United States Institutes (SUSI) for Student Leaders on Religious Diversity and Democracy di Amerika Serikat. Program SUSI tahun 2023 diadakan di Temple University Philadelphia, Amerika Serikat selama 35 hari dimulai pada 21 Juni hingga 26 Juli 2023.

Study of the United States Institutes (SUSI) merupakan program akademik intensif jangka pendek yang sasarannya adalah pemimpin-pemimpin muda dari kalangan mahasiswa terpilih dari berbagai negara seperti Mesir, India, Indonesia, Irak, dan Lebanon. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang Amerika Serikat sekaligus meningkatkan keterampilan kepemimpinan bagi peserta.

Dekan FUAD, Dr. H. Sam’ani, M.Ag. turut memberikan dukungan penuh bagi Farah dan berharap dapat membawa nama baik FUAD dan UIN GusDur ke kancah internasional. “Semoga kesempatan baik ini bisa ditiru oleh mahasiswa FUAD lainnya, sehingga ke depannya banyak mahasiswa yang mampu unjuk gigi di kancah internasional.” Pungkasnya.

Selain itu, WD 3 FUAD Dr. Muhandis Azzuhri, Lc. M.A. turut mengucapkan selamat dan dukungan yang penuh pada Farah. “saya selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan turut bangga dan selamat kepada saudari Farah atas pencapaian yang diraih. Kami akan selalu mendukung mahasiswa untuk mengembangkan prestasinya dan yang pasti harus tetap menjaga nama baik pribadi dan Lembaga”.

Dalam sambutanya, Farah Farhatusso Imah, menyampaikan rasa syukurnya dan ucapan terima kasih kepada pihak fakultas, “alhamdulillah ini menjadi anugerah tersendiri bagi saya, yang awalnya dihadapkan pada dua pilihan yaitu segera menyelesaikan studi atau mengikuti program ini. Dan yang saya pikirkan yaitu tentang kesempatan akhirnya saya memberanikan diri untuk program ini.” Ucapnya

“saya juga mengucapkan terima kasih karena atas bantuan Pak Muhandis yang memberikan informasi program ini dan dukungan dari fakultas, akhirnya saya dapat menyiapkan diri dengan baik untuk turut dalam kegiatan ini.” Pungkasnya.

admin

STUDENT RESIDENCE, KENALKAN MAHASISWA ASING TENTANG MODERASI BERAGAMA

Pekalongan (7/6) – Dalam rangka peningkatan kualitas Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, berbagai program terus direncanakan dan direalisasikan. Salah satu program unggulan kemahasiswaan yaitu Student Residence yang digagas oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. Muhandis Azzuhri, Lc. M.A. dan didukung penuh oleh dekan dan jajaran pimpinan. Kegiatan tersebut merupakan realisasi kerja sama antara FUAD, UIN K.H. Abdurrahaman Wahid Pekalongan dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Dr. Muhandis Azzuhri, Lc. M.A. berharap agar kegiatan seperti ini menjadi pionir yang menginspirasi untuk dikembangkan dan dilanjutkan pada kegiatan-kegiatan lain. “kerja sama dengan mendatangkan mahasiswa asing, juga semoga dapat lebih bertambah dengan Lembaga/kampus lain”.

Selain itu, Dekan FUAD, Dr. Sam’ani, M.Ag. turut mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa asing dan berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya dan membawa kesan yang menyenangkan. Beliau tak lupa berkenalan dengan peserta yang berjumlah 10 mahasiswa asing dan 1 pendamping, di antaranya:

  1. Asalam Phatchaai (Laki-laki/ Thailand)
  2. Subaidah Kawemuenae (Aisha/ Thailand)
  3. Afandee Bensulong (Laki-laki/ Thailand)
  4. Sakis Chemamat (Laki-laki/ Thailand)
  5. Kim Boyeong (Bian/ Perempuan/ Korea Selatan)
  6. Park Pyeung Kook (Anom/ Laki-laki/ Korea Selatan)
  7. Bi Shuangjie (Bisma/ Laki-laki/ China)
  8. Luo Xiaoqi (Mikey/ Perempuan/ China)
  9. Li Zhanming (Fajar/ Laki-laki/ China)
  10. Li Qingmei (Shelly/ Perempuan/ China)
  11. Irfan Maulana Muharam, S.Ag (Pendamping)

Kegiatan Student Residence merupakan kegiatan yang diadakan oleh FUAD diperuntukan bagi mahasiswa asing. Pada tahun 2023, FUAD mengadakan kegiatan Student Residence bagi mahasiswa Asing yang berasal dari China, Thailand, dan Korea Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa-Rabu, 6-7 Juni 2023, yang diawali dengan workshop program Student Residence mahasiswa asing tentang moderasi beragama oleh Dewi Anggraeni di ruang meeting FUAD dilanjutkan kegiatan di desa sadar kerukunan dan moderasi beragama, Desa Linggoasri.

Mahasiswa asing didampingi oleh Tim Pemberdayaan Moderasi Beragama, Syamsul Bakhri dan Muhamad Rifa’i Subhi mengikuti Religious and Culture Festival di Desa Linggoasri, yang merupakan Desa Binaan Moderasi Beragama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Festival tersebut merupakan wujud nyata dari Moderasi Beragama di Desa Linggoasri. Desa Linggoasri yang dijadikan tempat kegiatan dikenal sebagai desa yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang agama yang berbeda, yaitu Islam, Hindu, Budha, dan Katolik. Dengan demikian, mahasiswa asing dapat belajar mengenai moderasi agama di desa linggoasri.

Menurut Bian (Kim Boyeong), salah satu mahasiswa asal Korea Selatan menyampaikan kesannya, “jujur awalnya paham kalau toleransi yang dijelaskan di kampus juga ada di negara saya. Ternyata setelah ke linggoasri, saya tahu saling menghargai bukan hanya berbeda agama, tetapi juga mewujudkan persatuan meski di tengah perbedaan keyakinan melalui budaya itu bagus. Acara adat di linggo menunjukkan persatuan”, Pungkasnya.

Workshop Penelitian Sosial Keagamaan Melalui Pendekatan Kuantitatif di Era Society 5.0

Fakultas Ushuluddinm Adab dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan workshop pada hari Rabu, 23-24 Mei 2023 di Ruang Meeting Lantai 2 Gedung FUAD. Acara tersebut dihadiri oleh 45 dosen dari berbagai bidang keilmuan yang berada di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari dengan mengangkat tema “Epistimologi Penelitian Sosial Keagamaan di Era Society 5.0”. Pembahasan menarik dan menambah wawasan terkait pendekatan penelitian baik Kualitatif maupun kuantitatif yang di jelaskan secara rinci oleh dua narasumber, Prof. Dr. Ibu Hadjar, M.Ed dan Moh. Yasir Alimi, M.A. Ph.D.

Di hari kedua berfokus pada pembahasan penelitian Kuantitatif, Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penelitian kuantitatif. Prof Ibnu menjelaskan, Jika ada suatu fenomena atau aspek yang tidak dapat diukur secara langsung maka kembali lagi melihat apakah ada teori yang mendasari serta mendukung dari aspek ataufenomena diukur tersebut.

Kuantitatif adalah bentuk desain penelitian yang spesifik, rinci dan jelas secara matang dari awal proses penelitian yang menjadi panduan dari setiap tahap penelitian. Pada penelitian kualitatif tidak berpatokan pada teruji atau tidak teruji tetapi pada proses penelitian yang dilakukan, sudah sesuai standar dan prosedur. Secara operasional, kuantitatif berfokus pada variabel yang kemudian diidentifikasi kemudian membutuhkan teori, ditarik kesimpulan kemudian menjadi hasil penelitian yang dilakukan.

Harapan dilaksanakan Workshop terkait Penelitian social keagamaan ini segenap civitas akademika dapat mengambil peluang terkait penulisan sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai upaya peningkatan kompetensi dan menambah wawasan bagi Dosen baik pendekatan Kualitatif maupun Kuantitatif.

Penulis : Firda AI

Editor : Tsalisa Y